Cara Lain Masak Sop Ayam

May 30, 2007

Sayur Sop Ayam

Bahan :
  • 5 buah sayap ayam, potong jadi 10 bagian (bagian sayap dan "paha"). Bisa juga diganti sama daging ayam tanpa tulang atau ceker ayam.
  • 10 buah bakso ikan, potong-potong
  • 2 bh wortel, potong-potong
  • 1 bh kentang
  • 2 lembar kol hijau, potong-potong
  • 2 batang daun bawang, potong-potong
  • 1 batang seledri, ambil bagian daun dan sedikit bagian batang, potong-potong.
  • 4 bh bawang putih, geprak lalu cincang kasar
  • 1/2 bh bawang bombay, potong-potong melintang
  • 2 liter air
  • 1 sdt garam
  • 1 sdt lada bubuk
  • 1/2 sdt kaldu ayam bubuk
  • 2 sdm mentega

Cara membuat :

  • Panaskan mentega didalam panci, tumis bawang putih dan bawang bombay sampai harum.
  • Masukkan ayam, aduk rata lalu tambahkan air.
  • Masak sampai air mendidih dan keluar kaldu.
  • Masukkan wortel, kentang dan bakso ikan, masak kira-kira 5 menit lalu masukkan kol, daun bawang dan seledri.
  • Masukkan garam, lada dan kaldu ayam bubuk, aduk rata. Cicipi. Angkat dan sajikan.
    sumber : netta

Mbak Siti

May 22, 2007

(setelah didesak-desak buat ngapdet blog…)

Pekan lalu daku ngobrol-ngobrol sama ibundaku (baca:murabbiyah) tentang perencanaan masa depan. Bahasannya menjurus pada karir. Bagaimana seharusnya seorang akhawat itu membangun karirnya? Bagaimana seorang akhawat menyumbangkan kompetensinya untuk umat?

Awalnya ibunda rada-rada bingung :P soalnya beliau tuh ibu RT tulen :D  

Beberapa saat kemudian beliau bercerita tentang seseorang. Sebenarnya saya kenal… tapi cerita beliau membuatku makin kagum saja ummahat yang satu ini…

Siti Mumtamah… nama yang cukup populer di kalangan akhawat ITB, apalagi yang pernah bersentuhan dengan aktivitas ormas muslimah SALIMAH jawa barat.

Beliau adalah lulusan Teknik Elektro ITS, bidang keahliannya teknik komputer. Setelah lulus beliau bekerja di IPTN. Beliau menikah dengan seorang dokter. Namanya dr Toni. dr Toni mengabdikan diri sepenuhnya untuk mengobati pasien-pasiennya. Saking sibuknya, beliau mengalami gagal ginjal. Akibatnya beliau harus cuci darah. Pada saat-saat genting ini Mbak Siti senantiasa mendampingi suaminya dengan setia. Dengan penuh kesadaran, beliau rela mengundurkan diri dari IPTN. Uang tabungannya pun habis untuk membiayai pengobatan suaminya. Ikhtiar telah dilakukan… akan tetapi Allah punya rencana lain. dr Toni akhirnya wafat…

Aku bisa merasakan gimana sedihnya beliau waktu itu… emoticon  kehilangan seorang suami… dan beliau punya suatu mimpi yang belum tercapai bersama suaminya… memiliki keturunan.

Hebatnya.. beliau sangat sabar dan tawakal. Dengan kesendiriannya beliau menyibukkan diri di Ormas Salimah. Beliau juga sempat bekerja di GCC (German Culture Center) yang saat itu dikelola oleh Mbak Diah Nurwitasari. Karirnya makin berkibar saat beliau bekerja di Rabbani yang berpusat di Jl Hasanudin. Posisi beliau sebagai manajer marketing. Sebuah pekerjaan yang tak pernah beliau geluti. Saat para pemilik modal menuntut Rabbani menaikkan omzet hingga 2 kali lipat, Mbak Siti mahal berani memasang target kenaikan omzet hingga 4 kali lipat. Subhanallah… Dengan izin Allah, Rabbani ternyata tidak hanya menaikkan omzet hingga 4 kali lipat, tapi 10 kali lipat!!!! Allahu Akbar!!!

Pada puncak karirnya ini beliau menemukan labuhan hatinya… Alhamdulillah Allah mempertemukan beliau dengan seorang ikhwan shalih yang siap menjadi pendamping hidupnya. Beliau adalah Oded Muhammad Danial yang lebih akrab dipanggil Mang Oded. Saat itu lagi-lagi beliau harus mengambil keputusan yang berat, yaitu meninggalkan puncak karirnya di Rabbani. Beliau memilih untuk berkonsentrasi mendidik putri-putri barunya ;) Pak Amri Gunawan (Direktur Rabbani) pun melepas beliau dengan berat hati.

Lepas dari karir beliau begitu cepat mengukir prestasi yang baru. Beliau mengukir prestasi dengan menghidupkan nuansa ibadah yang sangat kental di rumahnya. Kehadiran beliau di rumah seperti sebuah ruh baru yang mengalir. Tiap pagi dan sore membaca dzikir al matsurat bersama anak-anak. Malam qiyamul lail bersama keluarga. Beliau merasakan pengalaman spiritual yang dahsyat bersama keluarga barunya. Pernah suatu malam, mereka semua menangis dalam Qiyamul Lail mereka. Subhanallah… jadi iri…

Sekarang beliau sedang hamil 7 bulan ;) dan ternyata beliau tetap menjadi wanita karir. Beliau mengelola bisnis es krim miliki suaminya. Lagi-lagi beliau mengulang kesuksesan menaikkan omzet.  Kali ini hingga 4 kali lipat.

Itulah Mbak Siti… seorang muslimah dengan tingkat penyesuaian diri yang tinggi, prestatif, dan bijak dalam mengambil keputusan.

WO

May 10, 2007

Info buat yang lagi nyari WO (Wedding Organizer)

1. El farah Wedding Muslim Package

    Jl Antapani 3 No 26 Antapani telp 0227232924 atau 0818421236

2. Lita Islamic Wedding Organizer

Jl Purwakarta IX No 11 Antapani Bandung

022-70010410

   cp : Tina 02270745751

semoga bermanfaat… :)
 

Aksi II: Pelajar euy!

May 7, 2007

http://www.pikiran-rakyat.co.id/cetak/2007/052007/05/0201.htm

”Kami mengecam mereka-mereka yang masih menyontek dan sering bolos sekolah.”

DEMIKIAN salah satu pernyataan sikap yang dibagikan kira-kira 100 pelajar setingkat SMA. Secarik kertas berukuran 15 x 10 cm dibagikan kepada setiap orang oleh pelajar yang menamakan diri Himpunan Rohis Bandung (Hiroba) itu. Tidak hanya seruan untuk sesama pelajar, kertas kecil itu juga memuat seruan untuk para guru dan pemerintah.


SEJUMLAH pelajar yang tergabung dalam pelajar Muslim Bandung melakukan unjuk rasa dengan berorasi di depan kantor DPRD Jabar di Jln. Diponegoro Bandung, Jumat (4/5). Dalam aksinya tersebut, para pelajar menuntut kepada pemerintah agar merealisasikan pengalokasian dana pendidikan sebesar 20% dari APBN.*ANDRI GURNITA/"PR"

Kepada para pelajar, Hiroba meminta agar tidak lagi berpakaian yang tidak mencerminkan generasi Muslim intelektual, jangan mengonsumsi segala hal yang berbau pornografi dan pornoaksi, dan tidak mengonsumsi obat-obatan terlarang, merokok, dan minum minuman keras.

”Kami sangat prihatin karena teman-teman masih berpakaian yang seksi-seksi, menyontek ketika ulangan, dan bolos sekolah,” kata Koordinator Aksi, Jaka Firmansyah.

Siswa kelas XI SMAN 10 Bandung itu, juga mengimbau agar para guru tidak hanya mengajarkan masalah ilmu pengetahuan, melainkan mendidik moral siswa. ”Kami menuntut guru-guru kami supaya memberikan keteladanan dalam kedisiplinan,” ujarnya.

Tidak hanya kepada sesama pelajar dan gurunya, mereka juga menyampaikan tuntutan kepada pemerintah agar merealisasikan dana pendidikan sebesar 20% dari APBN dan memberantas korupsi di bidang pendidikan.

Dalam melakukan aksinya, para pelajar itu menggunakan mobil bak terbuka untuk mengangkut seperangkat sound system berkekuatan 10.000 watt. Dari atas mobil, beberapa remaja berbalutkan seragam putih abu-abu berteriak lantang menyerukan berbagai isu moral yang kerap mereka saksikan dalam kehidupan sehari-hari di sekolah dan di rumah.

Rute yang dilalui dari Lapangan Gasibu menyusuri Jln. Ir. H. Djuanda, Jln. Merdeka, dan berakhir di Masjid Al Ukhuwah di Jln. Aceh, Bandung. Massa juga sempat menggelar orasi di depan Gedung DPRD Prov. Jabar, Jln. Diponegoro, Bandung.

Sepanjang perjalanan, sesekali sang komandan menyerukan Allahu Akbar menimbulkan gema yang membelah keramaian kota di Jln. Merdeka. Tepat di halaman Plaza Bandung Indah (BIP), mereka berhenti lagi untuk menggelar orasi-orasi dan pembacaan puisi.

Kain putih berukuran 7x1 meter dibentangkan. Satu per satu para pelajar itu membubuhkan tanda tangan disertai nama dan suara hatinya. Macam-macam isinya, ada yang menolak ujian nasional, menolak seragam seksi, mendukung Indonesia untuk maju, atau hanya sekadar nampang nama, asal sekolah, berikut tanda tangannya. (Lina Nursanty/”PR”)***

Dahsyat! salut deh ama adik-adikku… keep spirit high! Allahu Akbar!!!

  REMAJA PEDULI

munsyid; edcoustic


Halo kawan, sahabat muslim tercinta
Kita sambut kemenangan bahagia
Mari kawan, ikutlah bersama kami
Membela risalah Islam didunia

Remaja peduli pintar dan mandiri
Giat berprestasi kupersembahkan untuk Illahi
Bersatu berjihad dalam dakwah Islam
Diatas panji Al Qur?an dan as Sunnah

 

Idle Hands

May 4, 2007

Ha… kalo yang ini judul film ya…

Ini pengalaman waktu ngerjain tugas bareng temen-temen. Saat itu aku mengalami idle hands… entah kenapa tangan ini iseng megang-megangin kalung. Tanpa sadar tiba-tiba aja kalungnya putus dan manik2 nya berhamburan ke lantai…aduh!!! malu-maluin. Trus temen-temen pada heboh nyariin… emoticon

Nah… ibrohnya adalah:

1. Jangan melakukan hal yang tidak bermanfaat / sia-sia

"sebagian dari baiknya iman seseorang adalah meniggalkan hal yang sia-sia" (HR Tirmizi)

2. Berhati-hati dalam bertindak

Gara-gara gak hati-hati, sesuatu yang seharusnya tidak dilihat orang lain jadi dilihat. Kalung adalah perhiasan yang harus disembunyikan (lihat QS AnNur:31). Karena gak hati-hati jadi diliat deh kalungnya sama orang-orang.

Kata Umar bin Khatab : Taqwa adalah seperti berjalan di sebuah tempat yang banyak durinya. Artinya kehati-hatian adalah salah satu wujud ketaqwaan kita.

 

Handphone II : Panik!!!

Cerita ini aku bagi buat hiburan aja… kali aja ada yang bisa ngambil ibrohnya.

Kemaren mamaku panik. Pasalnya, pas mau berangkat HP nya gak ada. Buru-buru lah di miscall itu HP. Sialnya… kok tuh HP gak bunyi-bunyi. Makin panik aja… curiga HP hilang (lagi…!)

Aku jadi ikut panik juga. Aku coba miscall lagi… eh rupanya ada yang ngangkat… Aku bilang: halo, orang di seberang sana juga bilang :halo, aku bingung mu ngomong apa… Orang di seberang sana kayaknya bingung juga. Jadi kita saling berhalo-haloan. Sampai akhirnya orang di seberang sana menutup HP nya. Makin panik!!!

Wah… makin curiga HPnya dicolong orang. Yang ngangkatnya bapak-bapak, seperti sedang berada di ruang perkantoran, trus dia cuman bilang halo… seperti bingung dan gak mau bicara lebih lanjut. Langsung berkesimpulan, HP nya telah dicuri.

Aduh… kalo ditelpon dari nomor rumah pasti gak diangkat, soalnya ada caller IDnya: home. Solusinya di telpon pake nomor mentariku (itu gak ada di phone book HP). Ternyata diangkat dong!

aku : Halo

tersangka pencuri : Halo

aku : ini di SMP 22 bukan? (tempat mama ngajar, kali aja.. HP nya ketinggalan di sekolah)

tersangka pencuri : aya naon neng?

aku : (diam… bingung…kok dia malah balik nanya?)

tersangka pencuri : aya naon neng?

aku : apa HP ini punya bapak? setau saya nomor ini punya ibu saya?

tersangka pencuri : SAYA TEH BAPAK KAMU!!!

aku : hah? papah? (cengo…. emoticon)

tersangka pencuri : heu-euh!!! hape na kabawa ku si ade, dititipkeun ka papah.

aku : haaaaaaaaaaaaaaaaaaa! papa, neng panik …. sugan teh hp mamah dicolong!!! emoticon  jadi gondok da….

tersangka pencuri : nya geus atuh…

emoticon ternyata tersangka pencurinya adalah papahku sendiri! aduh!!!! gondok abis!!!

Dasar si Ade… Kamu kalo pinjem barang teh kembaliin atuh, bikin orang lain ripuh aja!

Tapi sukurlah, HP tidak jatuh ke tangan pencuri….

Sepertiga Malam

Sepertiga Malam

Album : Cahaya
Munsyid : New MQ Voice
http://liriknasyid.com

KALA KEHENINGAN MALAM
KU TERBANGUN DAN BERWUDHU
MENYAMBUT SEJUK CINTA-MU
DIRIKAN TAHAJJUDMU

BETAPA TENANGNYA JIWA
LEPAS SHALAT DAN BERDZIKIR
SEAKAN TIADA BEBAN
YANG MAMPU LEMAHKAN IMAN

REFF:
SAAT KURASA HATI INI TENANG
TERBUKALAH SEMUA JALAN ILMU
TERFIKIR YANG MESTI KULAKUKAN
TUK MENGISI HIDUP DI DUNIA INI
SAMPAI MASA AKHIR NANTI
KU KAN SELALU … BERIMAN PADA-MU

suka banget nasyid ini… tiap jam 6 diputer di MQ di acara Tahajud call on air

Kampusku kini….

Kampusku kini tak seperti dulu lagi….

Sekarang acara-cara yang berbau hedonisme makin menjamur. Sedih pisan da…

Hari ini aja tepat di depan pintu masuk kampus sudah berdiri sbuah panggung yang perkasa. Isinya tiada lain dan tiada bukan seperangkat alat musik yang siap menggemparkan kampus dengan lagu-lagu picisan dan gak berkualitas. Padahal menurutku tanpa musik pun, kalau acara menarik ya pasti banyak yang dateng. Apa lagi temanya sangat kental nuansa keprofesiannya. Menurutku itu sudah cukup menarik untuk kelas mahasiswa ITB.

Bahkan untuk acara yang serius seperti pembukaan kampanye calon presiden KM saja pake band-band an segala. Gak sesuai banget dengan idealisme mahasiswa pejuang!!!

Kemaren pun ada acara nonton bareng spider man. Malam-malam pula. Laki-laki dan perempuan bareng-bareng. Ya ALLAH… sadar gak sih? uang buat nonton tuh bisa dipake buat yang lebih berguna. Banyak banget orang yang lebih butuh. Mungkin buat kita uang sgitu gak ada artinya, tapi buat orang-orang kecil itu anugerah yang tak ternilai! Sabar dikit napa sih? beberapa bulan mendatang juga pasti tuh film diputer di  TV.

Apakah sekarang mahasiswa ITB sudah bergeser minatnya? tidak lagi ke keprofesian masing-masing, tapi ke arah hura-hura. Allahu ‘alam.

Gimana kita mau ngubah bangsa ini ya? kalo mahasiswa aja (calon-calon elitis) udah begini. Apa gak gila mereka di dunia kerja nanti? Siang-siang SAL. Pulang kerja clubbing. Udah kaya, lupa sedekah. Akhirnya bener-bener gak beragama (walopun di KTP nya beragama). Duh ngeri banget ya…

(tanpa mengurangi rasa hormat pada yang suka nonton film, konser musik, dan acara-acara hiburan lainnya….)

Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Viewfinder Design