http://www.pikiran-rakyat.co.id/cetak/2007/052007/05/0201.htm
”Kami mengecam mereka-mereka yang masih menyontek dan sering bolos sekolah.”
DEMIKIAN salah satu pernyataan sikap yang dibagikan kira-kira 100 pelajar setingkat SMA. Secarik kertas berukuran 15 x 10 cm dibagikan kepada setiap orang oleh pelajar yang menamakan diri Himpunan Rohis Bandung (Hiroba) itu. Tidak hanya seruan untuk sesama pelajar, kertas kecil itu juga memuat seruan untuk para guru dan pemerintah.
 |
| SEJUMLAH pelajar yang tergabung dalam pelajar Muslim Bandung melakukan unjuk rasa dengan berorasi di depan kantor DPRD Jabar di Jln. Diponegoro Bandung, Jumat (4/5). Dalam aksinya tersebut, para pelajar menuntut kepada pemerintah agar merealisasikan pengalokasian dana pendidikan sebesar 20% dari APBN.*ANDRI GURNITA/"PR" |
Kepada para pelajar, Hiroba meminta agar tidak lagi berpakaian yang tidak mencerminkan generasi Muslim intelektual, jangan mengonsumsi segala hal yang berbau pornografi dan pornoaksi, dan tidak mengonsumsi obat-obatan terlarang, merokok, dan minum minuman keras.
”Kami sangat prihatin karena teman-teman masih berpakaian yang seksi-seksi, menyontek ketika ulangan, dan bolos sekolah,” kata Koordinator Aksi, Jaka Firmansyah.
Siswa kelas XI SMAN 10 Bandung itu, juga mengimbau agar para guru tidak hanya mengajarkan masalah ilmu pengetahuan, melainkan mendidik moral siswa. ”Kami menuntut guru-guru kami supaya memberikan keteladanan dalam kedisiplinan,” ujarnya.
Tidak hanya kepada sesama pelajar dan gurunya, mereka juga menyampaikan tuntutan kepada pemerintah agar merealisasikan dana pendidikan sebesar 20% dari APBN dan memberantas korupsi di bidang pendidikan.
Dalam melakukan aksinya, para pelajar itu menggunakan mobil bak terbuka untuk mengangkut seperangkat sound system berkekuatan 10.000 watt. Dari atas mobil, beberapa remaja berbalutkan seragam putih abu-abu berteriak lantang menyerukan berbagai isu moral yang kerap mereka saksikan dalam kehidupan sehari-hari di sekolah dan di rumah.
Rute yang dilalui dari Lapangan Gasibu menyusuri Jln. Ir. H. Djuanda, Jln. Merdeka, dan berakhir di Masjid Al Ukhuwah di Jln. Aceh, Bandung. Massa juga sempat menggelar orasi di depan Gedung DPRD Prov. Jabar, Jln. Diponegoro, Bandung.
Sepanjang perjalanan, sesekali sang komandan menyerukan Allahu Akbar menimbulkan gema yang membelah keramaian kota di Jln. Merdeka. Tepat di halaman Plaza Bandung Indah (BIP), mereka berhenti lagi untuk menggelar orasi-orasi dan pembacaan puisi.
Kain putih berukuran 7x1 meter dibentangkan. Satu per satu para pelajar itu membubuhkan tanda tangan disertai nama dan suara hatinya. Macam-macam isinya, ada yang menolak ujian nasional, menolak seragam seksi, mendukung Indonesia untuk maju, atau hanya sekadar nampang nama, asal sekolah, berikut tanda tangannya. (Lina Nursanty/”PR”)***
Dahsyat! salut deh ama adik-adikku… keep spirit high! Allahu Akbar!!!
REMAJA PEDULI
munsyid; edcoustic
Halo kawan, sahabat muslim tercinta
Kita sambut kemenangan bahagia
Mari kawan, ikutlah bersama kami
Membela risalah Islam didunia
Remaja peduli pintar dan mandiri
Giat berprestasi kupersembahkan untuk Illahi
Bersatu berjihad dalam dakwah Islam
Diatas panji Al Qur?an dan as Sunnah