AHSANUL KALAM

December 27, 2007

Untuk Bersyukur…

Filed under: Pembelajar

Something to share, take a moment to read….it should make you smile as deep in your heart you know that is how we should live our life.

Aku tak selalu mendapatkan apa yang kusukai, oleh karena itu aku selalu menyukai apa pun yang kudapatkan. Kata - kata di atas merupakan wujud syukur.

 

Syukur merupakan kualitas hati yang terpenting. Dengan bersyukur kita akan senantiasa diliputi rasa damai, tenteram dan bahagia. Sebaliknya, perasaan tak bersyukur akan senantiasa membebani kita.Kita akan selalu merasa kurang dan tak bahagia…..

Ada dua hal yang sering membuat kita tak bersyukur. Pertama : Kita sering memfokuskan diri pada apa yang kita inginkan, bukan pada apa yang kita miliki. Anda telah memiliki sebuah rumah, kendaraan, pekerjaan tetap, dan pasangan yang terbaik. Tetapi anda masih merasa kurang. Pikiran anda dipenuhi berbagai target dan keinginan. Anda begitu terobsesi oleh rumah yang besar dan indah, mobil mewah, serta pekerjaan yang mendatangkan lebih banyak uang. Kita ingin ini dan itu. Bila tak mendapatkannya kita terus memikirkannya. …. Tapi anehnya, ketika keinginan itu sudah didapatkan,kita hanya menikmati kesenangan sesaat. Kita tetap tidak puas, kita ingin yang lebih lagi. Jadi betapapun banyaknya harta yang kita miliki, kita tak pernah menjadi "KAYA" dalam arti yang sesungguhnya. Orang yang "kaya" bukanlah orang yang memiliki banyak hal, tetapi orang kaya adalah orang yang dapat menikmati apapun yang mereka miliki.

Tentunya boleh-boleh saja kita memiliki keinginan, tapi kita perlu menyadari bahwa berbagai keinginan inilah yang menjadi akar perasaan tidak tenteram. Kita dapat mengubah perasaan kurang berkecukupan ini dengan berfokus pada apa yang sudah kita miliki. Cobalah lihat keadaan di sekeliling Anda, pikirkan yang Anda miliki, dan syukurilah. Anda akan merasakan nikmatnya hidup. Pusatkanlah perhatian Anda pada sifat - sifat baik atasan, pasangan, maupun orang - orang di sekitar Anda. Mereka akan menjadi lebih menyenangkan. Seorang pengarang pernah mengatakan , " Menikahlah dengan orang yang Anda cintai, setelah itu cintailah orang yang Anda nikahi. " Ini perwujudan rasa syukur.

Ada cerita menarik mengenai seorang kakek yang mengeluh karena tak dapat membeli sepatu, padahal sepatunya sudah lama rusak. Ini sebenarnya suatu keinginan yang wajar. Suatu sore ia melihat seseorang yang tak mempunyai kaki, tetapi tetap ceria. Saat itu juga si kakek berhenti mengeluh dan mulai bersyukur. Hal kedua yang sering membuat kita tak bersyukur adalah kecenderungan membanding - bandingkan diri kita dengan orang lain. Kita merasa orang lain lebih beruntung.

Kemana pun kita pergi, selalu ada orang yang lebih pandai, lebih tampan, lebih cantik, lebih percaya diri, dan lebih kaya dari kita. Saya ingat , pertama kali bekerja saya senantiasa membandingkan penghasilan saya dengan rekan - rekan semasa kuliah. Perasaan ini membuat saya resah dan gelisah. Sebagai mantan mahasiswa teladan di kampus, saya merasa gelisah setiap mengetahui ada kawan satu angkatan yang memperoleh penghasilan di atas saya. Nyatanya, selalu saja ada kawan yang penghasilannya melebihi saya. Saya menjadi gemar bergonta - ganti pekerjaan, hanya agar tidak kalah dengan rekan - rekan saya. Saya bahkan tak peduli dengan jenis pekerjaannya, yang penting gajinya lebih besar. Sampai akhirnya saya sadar bahwa hal ini tak akan pernah ada habisnya. Saya berubah dan mulai mensyukuri apa yang saya dapatkan. Kini saya sangat menikmati pekerjaan saya.

Rumput tetangga memang sering kelihatan lebih hijau dari rumput di pekarangan sendiri. Ada cerita menarik mengenai dua pasien rumah sakit jiwa. Pasien pertama sedang duduk termenung sambil menggumam, "Lulu, Lulu…" Seorang pengunjung yang keheranan menanyakan masalah yang dihadapi orang ini. Si dokter menjawab, "Orang ini jadi gila setelah cintanya ditolak oleh Lulu." Si pengunjung manggut-mangggut, tetapi begitu lewat sel lain ia terkejut melihat penghuninya terus menerus memukulkan kepalanya di tembok dan berteriak , "Lulu, Lulu .., " " Orang ini juga punya masalah dengan Lulu ?" tanya pengunjung itu keheranan. Dokter kemudian menjawab, "Ya, dialah yang akhirnya menikah dengan Lulu…. ".

Hidup kita akan lebih bahagia kalau kita dapat menikmati apa yang kita miliki. Karena itu bersyukur merupakan kualitas hati yang tertinggi. Saya ingin mengakhiri tulisan ini dengan cerita mengenai seorang ibu yang sedang terapung di laut karena kapalnya karam, namun tetap bahagia. Ketika ditanya kenapa demikian, ia menjawab, " Saya mempunyai dua anak laki - laki. Yang pertama sudah meninggal, yang kedua hidup di seberang lautan ini. Kalau berhasil selamat, saya sangat bahagia karena dapat berjumpa dengan anak kedua saya. Tetapi kalaupun mati tenggelam, saya juga akan berbahagia karena saya akan berjumpa dengan anak pertama saya di surga……. ."

 

Bersyukurlah. .. Bersyukurlah bila kamu belum memiliki segala sesuatu yang kamu inginkan .. Seandainya sudah, apalagi yang harus diinginkan? Bersyukurlah apabila kamu tidak tahu tentang sesuatu Karena itu memberimu kesempatan untuk belajar.. Bersyukurlah untuk masa - masa yang sulit..Di masa itulah kamu tumbuh….. Bersyukurlah untuk keterbatasanmu. .. Karena itu memberimu kesempatan untuk berkembang.. Bersyukurlah untuk setiap tantangan baru … Karena itu akan membangun kekuatan dan karaktermu.. . Bersyukurlah untuk kesalahan yang kamu buat … Itu memberi pelajaran yang berharga … Mungkin mudah untuk kita bersyukur ketika mengalami hal - hal baik … Namun, hidup yang berkelimpahan justru datang pada mereka yang tetap dapat bersyukur pada masa masa yang sulit … Rasa syukur dapat mengubah hal yang negatif menjadi positif .. Karena itu, temukan cara bersyukur ketika menghadapi permasalahan, maka semua itu akan menjadi berkat bagimu ..

 

sumber: milis kafe muslimah 

December 12, 2007

Karena Semua Sayang…

Filed under: Uneg-uneg

Pagi ini ketemu sama Vanya El 04. Komentar dari beliau adalah : "Wah teteh pake baju yang dipake waktu sidang TA"

Subhanallah… Vanya sampai inget baju yang ku pakai waktu sidang TA. Padahal kan itu udah satu setengah tahun yang lalu. Jadi terharu…. Vanya perhatian banget ya emoticon

Pagi ini juga ketemu sama Teh Isma Pl 97 (S2 Pl 07). Pertanyaan pertama dari beliau adalah : "Gimana? Udah selesai masalahnya?"

Beberapa waktu yang lalu sempat merasa bermasalah dengan seseorang dan beliau dengan sukarela mengislahkan. Awalnya cerita sama beliau untuk meminta saran saja. Tanpa sepengetahuanku, beliau ternyata memperantarai kami berdua untuk meng-clear-kan masalahnya.

Terharu juga… emoticon


 

Usut punya usut, ternyata ada orang lain yang bener-bener tanpa sepengetahuanku juga membantuku menyelesaikan masalahku. Beliau menjadi orang pertama yang mengislahkan kami berdua.

Beliau adalah Teh Ratih Ma95. Guru ngajiku yang pertama. Gak nyangka… walaupun udah gak jadi binaan beliau sejak tingkat 2, beliau masih peduli dan masih sayang sama aku.

 

 
Senangnya ada orang-orang yang sayang sama aq hihihi….
(kaya anak yang kurang kasih sayang ya emoticon)

 

December 5, 2007

SEJARAH SEDOTAN

Filed under: Wawasan

Sedotan merupakan benda yang sangat bermanfaat. Minum susu atau jus teras lebih nikmat dengan sedotan. Selain untuk minum, sedotan pun dapat digunakan untuk bermain balon-balon sabun. Bahkan sedotan dapat dapat digunakan untuk membuat kerajian tangan. Sebelum ditemukannya sedotan buatan, orang menggunakan sedotan dari bahan rumput gandum atau dari bahan gelas. Penemu sedotan buatan pertama adalah seorang pemilik pabrik kertas rokok bernama Marvin Stone. Pada tahun 1888, Ia menciptakan sedotan berbahan kertas. Sedotan kertas ini dibuat dengan cara yang cukup unik. Kertas digulung pada pensil sehingga membentuk sebuah pipa. Selanjutnya kertas ini dilem. Akan tetapi, sedotan berbahan kertas tidak tahan terhadap basah. Marvin Stone menyempurnakan penemuannya dengan menggunakan kertas manila yang dilapisi dengan parafin. Terciptalah sebuah sedotan anti air. Mervin Stone juga menentukan ukuran ideal untuk sebuah sedotan. Panjangnya 8,5 inci (21,25cm). Diamaternya kira-kira sedikit lebih kecil dari diameter biji lemon, untuk mencegah biji lemon masuk ke dalam sedotan dan tersangkut di dalamnya. Produk ini dipatenkan pada tanggal 3 Januari 1888. Pada tahun 1890, pabriknya lebih banyak memproduksi sedotan daripada kertas rokok. Pada tahun 1906 Marvin Stone berhasil menciptakan sebuah mesin pembuat sedotan. Dengan demikian, sedotan tidak lagi dibuat dengan tangan. Pada tahun 1938 Joseph B. Friedman mengembangkan sedotan fleksibel yang dikenal dengan sebutan flexy-straw. Awalnya dia kasihan melihat putrinya yang kesal dengan sedotan sodanya yang bengkok dan menghalangi aliran muniman. Dari situlah dia membuat flexy-straw yang dapat dibengkokkan tanpa menghalangi aliran minuman seperti yang kita temui sekarang. Pada bagian atas sedotan ada lipatan-lipatan kecil yang dibengkokkan ke segala arah. Joseph B.Friedman juga menilai sedotan ciptaan Marvin Stone masih memiliki kekurangan, diantaranya mudah retak dan kurang bersih. Joseph B.Friedman mengganti bahan sedotannya dengan plastik yang bersih dan tidak mudah rusak. Terciptalah flexy-straw yang kita temui saat ini.






















Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Naoko M