AHSANUL KALAM

May 22, 2008

kodok tuli

Filed under: Uneg-uneg, Pembelajar, Thesis

jadi kodok tuli kadang lebih baik daripada menjadi kodok normal masihkah kawan ingat kisah dua ekor kodok yang terjatuh ke dalam sumur? ternyata yang bisa melompat keluar sumur adalah kodok yang tuli. sementara kodok yang normal malah mati tak sanggup untuk melompot keluar. why? coz, kodok normal kehabisan energi akibat MENDENGAR perkataan kawan2nya di atas sumur. kodok2 di atas sumur mengejeknya bahwa dia tak akan mungkin bisa selamt dan kembali ke atas sumur. sebaliknya, kodok tuli bisa kembali ke daratan karena KETULIANNYA! dia mengira bahwa kawan2 kodok di atas memotivasi dia melompat keluar sumur. akibatnya di aberusaha sekuat tenaga untuk melompat. hasilnya? dia sukses dan selamat. saat ini… aku ingin menjadi kodok tuli! kodok yang selalu berpikiran baik walaupun terhadap kodok yang mengejeknya! subhanallah…Maha Suci Allah yang telah menciptakan kodok

March 3, 2008

Mendua

Filed under: Thesis

Gak pernah kepikiran untuk mendua… Tapi kenyataan memaksa untuk melakukannya.

Mendua antara kuliah dan kerja. Mengerjakan thesis dan menjalani masa percobaan kerja selama 3 bulan….

 

October 30, 2007

Nasib thesis gue………

Filed under: Thesis

Sekarang thesis jadi gak jelas. Topiknya apa juga gak tau. Proposal gak jadi-jadi emoticon

Awalnya sim CT 3D

trus Ultrasound Computed Tomography…

tapi binun apa yang mu dikerjain…

Trus tiba-tiba ada tawaran penelitian di UTM ttg deteksi down syndrome dengan ultrasonography.

Menarik… 6 bulan research di UTM Johor Malaysia. Dapat uang saku pula emoticon. Sekolah kelar, plus dapet international experience. Ngiler dah…Tapi sekarang masih nungguin research proposal dari UTMnya (hehe… biasanya mahasiswa yang ngirim research proposal ke dosen, ini malah kebalikannya emoticon).

Semoga dapet izin dari orang tua di kampus dan di rumah. Yang penting juga, moga aku bisa ngerjain projek ini emoticon.

August 23, 2007

Melihat dari sudut pandang yang lain

Filed under: Thesis

mode: pengen melenguh eh mengeluh :P

aduh… binun binun… gak ada kemajuan uy. belajar macem-macem kok ndak dapet apa2 ya? belajarnya ndak pernah tuntas. sepertinya schedullenya kacau suracau. pas mau bikin schedulle harian pun ndak jelas apa target harian detailnya.

secara garis besar mah kebayang : bikin simulasi cone beam scanning dan bikin algortima (juga code) rekonstruksinya. trus terakhir diimplementasiin ke data beneran.

nah… simulasi cone beamnya dibikin dengan cara memindai objek dummy dengan metode fan beam. trus objek dummy nya diputer-puter. Nah soal diputer-puter ini sempet bingung bingung juga. Sumbu putarnya yang mana?

pada awalnya saya berpikir sumbu putarnya adalah sumbu y. tapi… ada masalah… kalo sumbu putarnya sumbu y, jadi beribet banget. alasannya : rotasi ini menyebabkan jarak antara detector dan source berubah. akibatnya code nya jadi bakal panjaaaaaaaaang dan susaaaaaaaaaaaaaaaah banget.

ternyata ya… solusinya gampang… pindah aja sumbu putarnya ke sumbu x. kalo begini kan jarak detector dan sourcenya gak berubah. 

aduh… ini teh gara-gara terpatok pada cara konvensional yang umum digunakan, jadi aja pusing sendiri. padahal… kalo kita mau lihat sudut pandang yang lain (pindah sumbu putar dari y ke x) persoalan jadi lebih mudah. 

(mohon maaf kalo tulisan ini tidak bisa dimengerti) 






















Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Naoko M